400 Bad Request
400 Bad Request
Please forward this error screen to 109.203.124.146's WebMaster.

Your browser sent a request that this server could not understand:

  • (none)/orgds7.txt (port 80)

NEWS & EVENTS

tribun news

Berita Tribun Jogja

> BACK
March 21, 2016

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menjadi Pemda pertama di Indonesia yang menggunakan teknik laser scanner atau pemindaian menggunakan sinar laser untuk mendokumentasikan benda cagar budaya atau warisan budaya milik Indonesia.

Pada Rabu (16/3/2016), Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY memindai Tugu Pal Putih sebagai objek pertama yang didata.

Kepala Seksi Warisan Budaya, Disbud DIY Rully Andriadi mengungkapkan, tidak semua benda cagar budaya di Indonesia, khususnya DIY yang mempunyai gambar atau dokumentasi dengan informasi yang akurat.

“Dengan teknik laser scanner ini kita bisa memperoleh data visual yang sangat akurat, mulai dari ukuran, ornamen, hingga titik koordinat dari Tugu Pal Putih,” ujar Rully.

Setelah dipindai dari segala sudut, data nantinya akan berbentuk point cloud scanner atau gambar tiga dimensi, layaknya penampakan pada Google Maps Street View.

Data tersebut dimasukkan ke dalam software khusus sehingga Disbud akan mempunyai data digital benda cagar budaya yang kredibel.

Proses pemindaian berguna untuk mencari data ukuran pasti atau akurat dari dimensi Tugu Pal Putih dengan menggunakan teknologi terkini. Dengan data ini, maka kita bisa mengetahui detail ornamen, dimensi ukuran, hingga kestabilan bentuk dari Tugu, dengan melihat titik koordinatnya apakah berubah atau tidak,” kata Rully.

Rully menjelaskan, teknik laser scanner sebenarnya sudah diterapkan di berbagai negara untuk mendokumentasikan berbagai benda cagar budaya.

Teknik laser scanner sering digunakan untuk kepolisian dalam penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kepolisian Amerika misalnya menggunakan teknik laser scanner untuk mengetahui arah peluru datang dari sebuah TKP. Begitu pula Polri yang menggunakan teknik ini untuk memindai TKP peledakan bom sebagai bahan analisa rekontruksi,” ujar Rully.

Program yang sudah direncanakan sejak tahun 2014 tersebut, akan terus dilaksanakan setiap tahun untuk memindai semua benda cagar budaya di Yogyakarta.”Setelah berhasil mengumpulkan data Tugu, nantinya kita akan memindai Panggung Krapyak,” ujar Rully.

Sumber:
http://jogja.tribunnews.com/2016/03/16/wuihhh-disbud-pindai-tugu-pal-putih-pakai-laser

Back to TOP